more than a thousand miles |
i'm just a lucky person who want to share everything :) |
Jadi hari ini gustavo pergi ke kiev, dan jadilah saya survivor terakhir dari proyek WWB.
Saya dan Victoria mengantarnya ke stasiun kereta karena dia naik kereta jam 12.45. Dia berada di gerbong yang sama dengan seorang foreigner dari California, setidaknya jadi ada teman sesama foreigner lah ya buat dia.
Saat berpisah, sebenarnya antara pengen nangis gimana gitu. I like him but I hate him at the same time. huahaha. we fight quite a lot about things but basically he is nice. Sejujurnya orang inilah culture shock terbesar saya selama di sini, karena dia orangnya sangat jujur dan blak-blakan sementara saya orangnya cenderung mendem. haha. atau mungkin karena dia udah hayang jujur jadi saya tinggal mengiyakan kata2nya dan gak usah ngomong apa-apa lagi :p but anyway, living with this insane guy for almost 2 months teach me a lot of things.
Kata-kata terakhir yang saya sampaikan melalui HP saya saat dia sudah di dalam kereta adalah “Govno Gustavo.*”
Dan dia membalasnya dengan sms, “Nipisdi suka**”.
At least those messages makes us laugh instead of crying, hahaha. But well, take care Gustavo and see you at the other side of the world someday :D
* Sh*t Gustavo
** Shut up b*tch
anyway, hari ini sekitar jam setengah 12 malem saya mendengar keributan di luar kamar saya - ada suara orang ngobrol-ngobrol. dan setelah saya cek ke luar, ternyata ada 3 orang pria lokal dan si ibu kos lagi buka salah satu kamar di flat saya (kamar no. 87) dan liat-liat. omaigad. JANGAN SAMPE MEREKA PINDAH SATU FLAT SAMA SAYA. NO WAY.
1. Saya nggak mau sharing dapur + kamar mandi sama cowo tidak dikenal. gustavo dan petrius kasus lain, karena mereka sama-sama intern, bisa ngomong bahasa inggris, dan at least sama saya mereka bersikap sopan dan gak asal slanang slonong.
2. sharing dapur dan kamar mandi sama orang yang ga bisa bahasa inggris memang menantang. tapi jika itu lawan jenis dan stranger, it’s not exciting at all. no. big no. like, NO.
3. orang macem apa yang jam 11.30 malem DATENG KE FLAT ORANG LIAT-LIAT KAMAR? meeen ini dorm ditutup jam 10 malem! tamu gue aja jam 10 malem diusir, ini lagi orang ga jelas liat-liat kamar kenapa ga diusir aja kek suruh dateng besok pagi. ngek. tolong baim ya Allah :__(
4. secara saya tinggal 4 hari lagi di sini mungkin bisa kali ya ditahan-tahanin ato nggak kabur nginep di rumah siapa gitu yang mau nampung saya sampe berangkat ke stasiun. lah summer sama elsa masih ada kali sebulan lebih, kasian juga kalo hidup sama mas-mas stranger ini -___-
i don’t mean to judge people, but sorry, we are just scared. sincerely, 3 asian girls living far from home alone. thank you.